KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Kritikan pedas terhadap pandangan umum fraksi terhadap nota keuangan dan Ranperda APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2022 berasal dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Senin (20/09/2021).
Pada Pandangan Umum fraksi PKB yang disampaikan ketua Fraksi PKB Ahmad Zaki,ST tersebut mempertanyakan keseriusan Pemkab Tanjabbar dalam program pembangunan khususnya dalam infrastruktur yang termaktub dalam RPJMD Tanjabbar 2021 – 2026.
Fraksi PKB berpandangan jika pembangunan infrakstruktur dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan ini.
” Kepada pemerintah agar memperhatikan perbaikan infrastruktur penghubung antar desa dan Kabupaten sehingga dapat memperlancar transportasi dari desa ke kota,” ungkap Politisi Muda Partai PKB ini.
Tak hanya itu, FPKB juga mempertanyakan kepastian pembangunan sejumlah jalan penghubung antar desa yang saat ini sudah mulai dirintis seperti jalan dari Simpang Rambutan menuju Seberang Kota, Jalan dari Senyerang menuju Lumahan dan Jalan di Sungai Dualap.
” Pada tahun keberapa saudara Bupati menjabat, jalan Senyerang Lumahan, Jalan Simpang Rambutan – Seberang Kota, Jalan di Sungai Dualap dapat dilewati kendaraan roda empat?,”tandas Zaki.(*).










