Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Opini

Pepesan Kosong

9 Oktober 2020
in Opini, Pilgub, Radar Politik
0
Pepesan Kosong

Musri Nauli

38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaLainnya

Tanjab Barat Kembali Raih WTP, DPRD Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

M.Zaki Kembali Pimpin DPC PKB Tanjabbar

Eksekutif dan Legislatif Kompak Bahas Ranperda, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna III

HIRUK pikuk Pilkada Jambi 2020 mulai menjadi pembicaraan masyarakat. Berbagai Poster, baliho, spanduk menghiasa wajah Kota dan Kabupaten di Provinsi Jambi. Belum lagi kaos, pin ataupun atribut yang menjadi pemandangan sehari-hari ditengah masyarakat.

Sejak para kandidat mendaftarkan resmi ke KPU Provinsi Jambi awal September yang lalu, berbagai gagasan, program bahkan “mimpi” para kandidat menarik perhatian masyarakat.

Bak pepatah jangan membeli “kucing dalam karung”, program, gagasan bahkan “mimpi” para kandidat memandang Jambi dan permasalahannya menjadi “daya tarik’ dan “perhatian” pemilih.

Program, gagasan bahkan mimpi para kandidat memandang Jambi dan permasalahannya adalah kata-kata kunci didalam “cara pandang” kandidat memandang Jambi.

Dengan “cara pandang” memandang Jambi, maka ketika terpilih, para kandidat yang kemudian hendak melaksanakan “mimpinya” dapat diukur. Baik kinerja dengan bobot kuantitatif dan kualitas kualitatif.

Cara kemasan, profiling kandidat, performance kandidat bahkan berbagai kegiatan kandidat adalah “kampanye” untuk menarik perhatian pemilih.

Dalam menarik perhatian pemilih, cara yang dilakukan tidaklah salah.

Namun ketika cara kemasan, profiling kandidat, performance kandidat yang kemudian terjebak dengan “gimmick” ataupun menonjolkan “personal” semata akan mengakibatkan, program ataupun “mimpi” kemudian “hilang”.

Publik kemudian disuguhi bungkusan palsu. Terjebak dengan “citra” personal tanpa substansi.

Padahal sebelum “bermimpi” tentang gagasan, program yang akan diusung, public harus diingatkan. Kegiatan apa yang telah dilakukan selama 5 tahun terakhir.

Apalagi selama 5 tahun terakhir tidak pernah membicarakan Jambi. Tidak pernah pula berbuat untuk Jambi. Bahkan 5 tahun terakhir tidak pernah bermimpi tentang Jambi.

Maka program, gagasan ataupun mimpi tentang Jambi menjadi utopia. Oase ditengah gurun padang pasir.

Mimpi tanpa gagasan adalah sebuah ironi. Bahkan malapetaka yang harus diderita rakyat Jambi.

Padahal memilih kandidat dengan program, gagasan bahkan “mimpi” tentang Jambi adalah Pendidikan politik ditengah rakyat Jambi.
Sudah seharusnya para kandidat diwajibkan untuk menyampaikan gagasan, program dan mimpinya tentang Jambi.

Dan pemilih kemudian memilih kandidat berdasarkan prestasi yang telah dilakukan. Termasuk menaruh harapan terhadap kandidat karena program, gagasan dan “mimpinya”

Kegagalan menawarkan program, gagasan ataupun mimpi Jambi selain akan menyebabkan derita yang harus ditanggung rakyat. Juga menyebabkan memilih dan “memperebutkan” “pepesan kosong.

Sebuah perumpamaan “memperebutkan sesuatu yang tidak ada apa-apa”.

Alangkah naifnya, apabila momentum Pilkada kemudian hanya “menghasilkan” kandidat yang tidak mempunyai apa-apa.

Bermimpi tanpa wacana. Berbicara tanpa solusi.

Penulis  : Musri Nauli

Tags: Pilgub Jambi

Related Posts

Tanjab Barat Kembali Raih WTP, DPRD Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Parlemen

Tanjab Barat Kembali Raih WTP, DPRD Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

15 Juni 2026
19
M.Zaki Kembali Pimpin DPC PKB Tanjabbar
Partai Politik

M.Zaki Kembali Pimpin DPC PKB Tanjabbar

11 Juni 2026
52
Eksekutif dan Legislatif Kompak Bahas Ranperda, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna III
Partai Politik

Eksekutif dan Legislatif Kompak Bahas Ranperda, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna III

5 Juni 2026
66
Dari Paripurna Kota Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Serukan Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Parlemen

Dari Paripurna Kota Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Serukan Sinergi untuk Kemajuan Daerah

3 Juni 2026
51
Anwar Sadat dan Ketua DPRD Buktikan Komitmen, Tanjab Barat Kunci WTP Ke-8 Beruntun
Parlemen

Anwar Sadat dan Ketua DPRD Buktikan Komitmen, Tanjab Barat Kunci WTP Ke-8 Beruntun

3 Juni 2026
51
Paripurna DPRD Tanjab Barat: Fraksi Beri Masukan, Pemkab Dukung Ranperda Kependudukan dan Cadangan Pangan
Parlemen

Paripurna DPRD Tanjab Barat: Fraksi Beri Masukan, Pemkab Dukung Ranperda Kependudukan dan Cadangan Pangan

2 Juni 2026
21
Next Post
Menteri Desa : UU Cipta Kerja Untungkan Masyarakat Desa

Menteri Desa : UU Cipta Kerja Untungkan Masyarakat Desa

Bentrok dengan Polisi, Ketua PKC PMII Jambi Cidera

Bentrok dengan Polisi, Ketua PKC PMII Jambi Cidera

Transfer Dana Pusat Dipangkas, APBD Bungo Defisit

Transfer Dana Pusat Dipangkas, APBD Bungo Defisit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14394 shares
    Share 5758 Tweet 3599
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11770 shares
    Share 4708 Tweet 2943
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8918 shares
    Share 3567 Tweet 2230
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8874 shares
    Share 3550 Tweet 2219
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7785 shares
    Share 3114 Tweet 1946
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD