Pertanyakan Aliran Dana Covid-19 Rp.101 M, DPRD Bakal Panggil Bupati Tanjabbar

  • Whatsapp
FOTO: ilustrasi/ist

KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Untuk mengatasi pandemi corona saat ini, Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah menganggarkan Rp.101 milyar. Dana tersebut untuk BLT, sembako masyarakat yang terkena dampak Covid-19, selain untuk pembelian masker, dan pencegahan covid-19 di Tanjabbar.

Bahkan dari anggaran yang fantastis tersebut, baru diekspos Rp.3,7 milyar penggunaan dananya, sisanya menjadi pertanyaan sejumlah elut politik dan masyarakat di bumi serengkuh dayung serentak ketujuan ini.

loading…

Wal hasil, tak ingin terjadi penyimpangan dan kesalahan pada penggunaan Dana Covid-19. Pihak panitia Anggaran DPRD Tanjab Barat akan memanggil Bupati Tanjabbar Safrial untuk bisa hadir pada tanggal 2 Juni 2020 terkait pengunaan dana Covid-19 yang disebut sudah diplot sebesar Rp 101 Miliar.

“Ya, Panitia Anggaran mengundang Bupati sebagai ketua tim gugus covid-19. Saya termasuk panitia anggaran bersama 17 orang utusan fraksi, guna mempertanyakan apa-apa saja yang sudah dibelanjakan. Sebab dari yang kita dengar baru sekitar Rp 3,7 Miliar yang dipakai menangani wabah Covid-19 ini,” terang Ketua Komisi I DPRD Tanjabbar, Suhatmeri, Minggu (31/5/20).

Dikatakannya, saat ini DPRD telah melayamgkan surat pemanggilan ke Bupati Tanjabbar terkait rapat tersebut.

“Undangan sudah selesai. Sekwan sudah sampaikan undangan ke Bupati sebagai ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Tanjabbar. Kita harapkan turut hadir bersama unsur penanganan Covid-19 pihak Polres maupun Kodim,” ujar Suhatmeri.

Dikatakan Suhatmeri, transparansi ini penting guna menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Makanya kami minta penjelasan dari bupati sebagai ketua tim gugus tugas penanganan Covid-19 di Tanjabbar agar tidak ada beragam opini yang menimbulkan berbagai dugaan di masyarakat,” tandasnya. (dul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *