Dana Desa Tahap Pertama, Bangun Jalan dan Tanggul, Dikerjakan Langsung Oleh Warga

  • Whatsapp
FOTO: Warga saat mengerjakan pembuatan tanggul manual RT.06 Suak Udang panjang 1000 meter

KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Pemerintah Desa Teluk Kulbi Kecamatan Betara merealisasikan dana desa (DD) tahap pertama Tahun Anggaran 2020 untuk pembangunan pengerasan jalan RT.02 panjang 360 meter dan lebar 2.5 meter, Pembuatan tanggul makam Masjid Khusnul Yakin RT.12, pembuatan tanggul manual RT.06 Suak Udang panjang 1000 meter dan pembangunan Rumah Data.

Kesemuanya dilaksanakan dengan menggunakan sistem paket karya tunai yang dikerjakan oleh warga setempat.

loading…

Kepala Desa Teluk Kulbi Kecamatan Betara, Yuswaji mengatakan hasil musyawarah bersama warga untuk pembangunan DD tahun ini ada 4 titik menjadi prioritas. Namun, saat ini 3 lokasi sudah dikerjakan tinggal Pembanguan rumah data yang masih dalam proses pengerjaannya.

“Memang berdasarkan kesepakatan bersama, pada tahap pertama kali ini kami fokus pada pembangunan jalan, tanggul dan rumah data. Alhamdulillah telah selesai dibangun dan masyarakat bisa langsung menggunakan fasilitas tersebut,” ujarnya kepada Radardesa.co Minggu (8/6).

FOTO : pembangunan pengerasan jalan panting 2 dengan panjang 360 meter dan lebar 2.5 meter

Jelas dia, 4 titik yang dibangun pada tahap pertama ini adalah pembangunan pengerasan jalan RT.02 panjang 360 meter dan lebar 2.5 meter di Jalan Panting 2.

Sedangkan titik kedua Pembuatan tanggul makam Masjid Khusnul Yakin RT.12, dan ketiga pembuatan tanggul manual RT.06 Suak Udang panjang 1000 meter dan titik ke 4 pembangunan Rumah Data.

“Penyerapan DD itu tidak bisa semaunya saja, karena sudah ada aturan dan mekanismenya. Bahkan proses pengerjaannya selesai selama satu bulan,” ungkapnya.

Jelas dia, setelah dilakukannya pembangunan jalan panting 2 dan tanggul, warga sudah merasakan manfaatnya. Sekarang, warga lebih dipermudah mengakses jalan utama dalam menunjang aktivitasnya.

FOTO: pembuatan tanggul makam Masjid Khusnul Yakin

“Alhamdulillah pembangunan di Desa Teluk Kulbi sangat menyentuh masyarakat. Karena program-program yang sudah sesuai hasil musyawarah warga,” terangnya.

Tambah dia, seluruh pembangunan infrastruktur yang menggunakan DD dikerjakan langsung oleh warga.

“Kami senang karena masyarakat bisa merasakan pembangunan dan turut membangun kampungnya sendiri,” ucapnya.

Dengan demikian, kata dia, para warga itu tidak hanya melakukan pembangunan saja, tapi dasar dari mereka berangkat membangun itu termotivasi untuk dirinya dan semua masyarakat.

“Jika membangun untuk dirinya, mereka akan berpikir pada kualitas, kuantitas, efisiensi anggaran, optimalisasi kerja dan membangun kebersamaan,” tuturnya. ( dul).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *