Diusulkan 1.117 KK, di Kelurahan Tungkal III Hanya 602 KK yang Kebagian JPS Provinsi Jambi

  • Whatsapp
FOTO: Pembagian JPS Provinsi di Kelurahan Tungkal III

KUALATUNGKAL, RADARDESA.CO – Pembagian Jaring Pengaman Sosial (JPS) Provinsi Jambi tahap I di Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat baru dibagikan Selasa (30/06). Sebanyak 602 kepala keluarga penerima manfaat mendapatkan JPS Provinsi Jambi bulan April mendapatkan sembako dan uang sebesar Rp.250 ribu tersebut.

Namun demikian, pembagian JPS Provinsi Jambi ini bukan tanpa masalah, sebab dari data yang diusulkan lurah sebanyak 1.117 kk hanya 602 penerima manfaat yang dikucurkan.

loading…

Lurah Tungkal III, Jamhur,SPd mengatakan pembagian JPS Provinsi Jambi ini merupakan yang pertama kali sejak pandemi Covid-19 melanda.

” Ini pertama kali, waktu di Kantor Camat Tungkal Ilir baru lonchinh dan baru sekarang disalurkan ke KPM,” ungkapnya kepada radardesa.co Selasa (30/06).

Dikatakannya, harusnya penyaluran JPS Provinsi Jambi ini melalui Kantor Pos, namun untuk memudahkan dan memperdekat akses warga Tungkal III, pihak Kelurahan mengalihkan ke kantor lurah.

” Iya harusnya di Kantor Pos, tapi warga biar gak kejauhan kita alihkan ke kantor lurah saja,” ungkapnya.

FOTO: Lurah Tungkal III Jamhur saat memantau pembagian JPS Provinsi

Jamhur mengaku JPS Provinsi Jambi di Kelurahan Tungkal III ini diterima sebanyak 602 keluarga penerim manfaat.

” Di Tungkal III ada 602 KPM, ” ungkapnya.

Diungkapkannya, sebenarnya pihak Kelurahan telah mendata dari RT masing-masing sebanyak 729 KPM, namun waktu lounching di Kantor Camat Tungkal Ilir ada perintah bupati agar menambah KPM, akhirnya di Tungkal III ada penambahan sebanyak 219 KPM sehingha total 1.117.

” Awalnya data kami dari RT kan ada 729 KPM, waktu lounching kemarin kan ada perintah Bupati Tanjabbar untuk menambah makanya kita tambah 219 jadi total 1.117 KPM, tapi ternyata hanya 602 yang disalurkan,” jelas lurah.

Disinggung mengenai pendataan KPM JPS Provinsi Jambi ini? Lurah mengaku jika pendataan dari RT masing-masing, kemudian data dari RT diserahkan ke Kecamatan dan kecamatan langsung ke Dinsos Tanjabbar.

” Tapi nyatanya sekarang, dari 1.117 hanya 602 KPM yang disalurkan, saya juga bingunh ada warga ada namanya di Internet tapi nyatanya data di kami gak ada, ” ungkapnya. (dul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *