Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Berita

Sejak Tahun 2017 Lalu, Bupati Janji Rehab Pustu di Desa Jati Emas, Ternyata Hanya Janji

7 Juli 2020
in Berita, Berita Daerah, Kabar Desa
0
Sejak Tahun 2017 Lalu, Bupati Janji Rehab Pustu di Desa Jati Emas, Ternyata Hanya Janji

FOTO : FOTO: Puskesmas Pembantu Desa Jati Emas yang rusak dan tak bisa ditempati sejak 2017 lalu ( Kanan) Bangunan Pustu saat ini yang numpang milik warga (Kiri).

241
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUALATUNGKAL, RADARDESA.CO – Rusaknya Bangunan Puskesmas Pembantu ( Pustu) Desa Jati Emas sejak rusaknya September 2017 silam hingga saat ini belum ada perbaikan dari Pemkab Tanjung Jabung Barat. Padahal, pada tahun 2017 silam Bupati Tanjung Jabung Barat telah berjanji bakal merehab keberadaa Pustu yang rusak parah akibat bangunannya miring tersebut.

Janji bupati Safrial tersebut terekam dalam sejumlah pemberitaan media massa 2017 lalu yang katanya akan memerintahkan staffnya segera merehab pustu yang berada di Parit 6 Desa Jati Emas. Namun ternyata janji hanya janji, hingga saat ini Pustu tersebut tak kunjung juga diperbaiki sampai penghujung akhir masa jabatannya.

FOTO: Postingan 2 Media pada tahun 2017 terkait janji Bupati Tanjabbar Safrial yang akan merehab bangungan pustu Desa Jati Emas.

Bahkan, pihak pemerintah desa juga berkali-kali menemui Kepala Dinas Kesehatan Andi Pada, jawabannya sama juga bakal segara di bangun, namun tak kunjung juga dibangun. Ironisnya lagi, pustu yang sejak 2017 lalu numpang salah satu gudang milik warga saat ini harus terusir karena sudah melewati batas waktu.

Kepala Desa Jati Emas Mukholid mengatakan pihaknya sudah berkali-kali menyampaikan kepada pemkab Tanjabbar untuk pembangunan kembali pustu untuk layanan kesehatan di desa tersebut, namun hingga saat ini belum juga terbangun.

BacaLainnya

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu di Batang Asam

BPK Temukan Selisih Harga BBM, Sekda Pastikan Tidak Ada Mark Up

” Sudah kita sampaikan dengan Kadis kesehatan Andi Pada,  jawabannya akan dibangun, tapi tak kunjung dibangun hingga saat ini,”ujarnya kepada radardesa.co Selasa (07/07).

Bahkan, pihak pemerintah desa saking butuhnya Pustu telah kembali menyediakan lahan untuk hibah seluas 7 m x 30 m disamping bangunan pustu yang rusak tersebut.

” Karena sudah dijanjikan,kita seriusi sudah dihibahkan lahan disamping pustu seluas 7 m x 30 meter, namun juga belum dibangun hingga saat ini,” katanya.

Mukholid mengatakan jika pasca rusaknya bangunan pustu pihaknya menumpang disalah satu gudang, yang saat itu warga memberikan tumpangan hanya satu tahun, namun nyatanya hingga saat ini sudah 3 tahun gak terbangun.

” Jadi wajar saat ini kan sudah 3 tahun, jadi rumah milik warga tersebut akan digunakan yang punya, belum tahu Pustu akan dipindahkan kemana, kemungkinan di poskesdes,” ungkapnya.

Mukholid mengaku jika seandainya, desa punya kewenangan untuk membangun pustu, maka pihak pemdes akan membangunnya.

” Kalau desa punya kewenangan membangun pustu, sudah lama Pustu tersebut terbangun. Tapi sayang desa tak punya kewenangan untuk itu,” tandasnya.

Ia hanya berharap kepada Pemerintah Kabupaten segera membangun pustu di Desa Jati Emas tersebut, sebab hal tersebut sangat oenting untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

” Kami dan warga desa Jati Emas berharap Pemkab segera membangun  Pustu tersebut, karena itu sangat penting untuk pelayanan kesehatan masyarakat,” harapnya. (dul).

Tags: kesehatan

Related Posts

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu di Batang Asam
Berita

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu di Batang Asam

13 April 2026
16
Berita

12 April 2026
10
BPK Temukan Selisih Harga BBM, Sekda Pastikan Tidak Ada Mark Up
Berita

BPK Temukan Selisih Harga BBM, Sekda Pastikan Tidak Ada Mark Up

9 April 2026
42
Bupati Anwar Sadat Pantau TKA, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul Tanjab Barat
Berita

Bupati Anwar Sadat Pantau TKA, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul Tanjab Barat

9 April 2026
13
Pemkab Tanjab Barat Tuntaskan Konsolidasi Tanah, 71 Sertifikat Dibagikan
Berita

Pemkab Tanjab Barat Tuntaskan Konsolidasi Tanah, 71 Sertifikat Dibagikan

8 April 2026
16
Hadapi Agenda Besar, Polres Tanjab Barat Matangkan Kemampuan Dalmas
Berita

Hadapi Agenda Besar, Polres Tanjab Barat Matangkan Kemampuan Dalmas

8 April 2026
18
Next Post
Pemerintah Desa Sungai Kepayang Sukses Salurkan BLT DD Hingga Tahap Ke Tiga

Pemerintah Desa Sungai Kepayang Sukses Salurkan BLT DD Hingga Tahap Ke Tiga

Pulihkan Ekonomi Desa, Kemendes PDTT Dorong BUMDes Buka Desa Wisata

Pulihkan Ekonomi Desa, Kemendes PDTT Dorong BUMDes Buka Desa Wisata

Pemerintah Salurkan Dana Desa Tahap I, Sasar ke Kabupaten-kabupaten Ini

Khawatir Dana Desa Tak Ada Lagi, 2 Kepala Desa Gugat UU COVID-19 ke MK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14350 shares
    Share 5740 Tweet 3588
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11687 shares
    Share 4675 Tweet 2922
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8896 shares
    Share 3558 Tweet 2224
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8671 shares
    Share 3468 Tweet 2168
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7760 shares
    Share 3104 Tweet 1940
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD