JAKARTA -Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menekankan kepada semua Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, agar bekerja dengan hati dalam menyukseskan program Pemerintah. Ia mengharapkan agar Pendamping Profesional, jangan terjebak dengan issu issu yang tidak relevan dengan program yang sedang dilaksanakan serta senantiasa proaktif melaporkan berbagai kejadian yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan di Desa.
Hal ini, diungkapkan Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa, Pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi, M.Fachri, saat bertindak sebagai Narasumber pada acara Workshop Evaluasi Nasional Program Inovasi Desa Tahun 2019 disalah satu Hotel mewah Jakarta Utara pada Selasa (12/11).
“Melalui kesempatan ini, saya menegaskan kepada semua Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat agar bekerja dengan hati dalam menyukseskan program Pemerintah. harapan kita agar Pendamping Profesional jangan terjebak dengan issu issu yang tidak relevan dengan program yang sedang dilaksanakan,” ucapnya.
Menurut Fachri, Presiden Joko Widodo telah menetapkan 5 (Lima) Program kerja yang akan menjadi focus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024.
Kelima program tersebut adalah Pembangunan sumber daya manusia, Pembangunan Infrastruktur, Penyederhanaan Segala kendala regulasi, Penyederhanaan Birokrasi dan Transformasi Ekonomi
Dari lima program Pemerintah untuk lima tahun mendatang, kata Facri, Pembangunan Sumber daya Manusia merupakan Program kegiatan yang sangat relevan dengan Program Pengembangan Sumber daya manusia yang sedang digenjot pada Kementerian Desa, Pembangunan daerah tertinggal dan Transmigrasi.
Sumber: Harapan Sultra









