JAKARTA,RADARDESA.CO – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan saat ini masih ada 12.548 desa dan kelurahan yang belum terjangkau jaringan 4G dari jumlah total 83.218 di Tanah Air. Pemerintah pun kata dia menargetkan akan diselesaikan pada 2021-2022.
Hal tersebut disampaikan Johnny usai menyaksikan penandatanganan kontrak antara Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo dengan Kemitraan Fiberhome, Telkom Infra, dan Multitrans Data untuk penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dalam kanal youtube kominfo, Jumat (29/1).
“Masih tersisanya 12.548 desa dan kelurahan di Indonesia yang belum tercover atau layanan sinyal dalam hal ini 4G agar dapat diselesaikan ditahun anggaran 2021 dan 2022,” kata Johnny dalam chanel Youtube KemkominfoTV, Jumat (29/1).
Dia menuturkan ketersediaan jaringan 4G penting untuk layanan internet dan telekomunikasi yang lebih baik untuk masyarakat. Untuk itu penyediaan infrastruktur akan dipercepat dengan target rampung sepuluh tahun ke depan.
“Karenanya, Kementerian Kominfo mengupayakan penyediaan infrastruktur ini untuk selesai pada tahun 2022, atau sepuluh tahun lebih cepat dari rencana awal di tahun 2032, jika dilakukan biasa-biasa saja,” ungkap Johnny.
Diketahui penandatanganan kontrak payung tersebut dilakukan oleh Direktur Utama BAKTI Kominfo, Anang Latif, dengan penyedia yang diwakili oleh Huang Liang dari Kemitraan Fiberhome, Telkom Infra, dan Multitrans Data.
Setelah penandatanganan kontrak ini, Kemitraan Fiberhome – Telkom Infra – Multitrans Data segera akan melaksanakan pembangunan BTS 4G di Paket 1 dan Paket 2 selama 2 tahun (2021 – 2022) dan diteruskan dengan pelaksanaan operasional dan pemeliharaan terhadap jaringan BTS 4G yang telah dibangun beserta seluruh perangkat dan infrastruktur pendukungnya.
Paket 1 mencakup 1.364 desa dan kelurahan yang terdiri atas 132 desa/kelurahan di Sumatera (Area 1), 456 desa/kelurahan di Nusa Tenggara (Area 2), dan 776 desa/kelurahan di Kalimantan (Area 3). Sedangkan Paket 2 mencakup 1.336 desa dan kelurahan yang terdiri atas 536 desa/kelurahan di Sulawesi (Area 4), dan 800 desa/kelurahan di Maluku (Area 5).
Hadir dalam acara yang berlangsung virtual itu, pejabat Kementerian Kominfo, undangan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Negara/Badan Perencanaan Pembangunan Negara (PPN/BAPPENAS) serta perwakilan penyelenggara layanan telekomunikasi. (mdk/rhm)
Sumber : merdeka.com










