CE dan Faisal Sebut Golkar Usung Calon Tanpa Mahar: Yang Penting Elektabilitas Tinggi

  • Whatsapp
FOTO : Cek Endra Wakil Ketua Bidang Bapilu DPD I Jambi saat menyampaikan sambutan pada lounching pembukaan pendaftaran bacabup Tanjabbar kemarin.

RADARDESA.CO,KUALATUNGKAL – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jambi menegaskan, tidak akan meminta mahar bagi calon yang akan diusung dalam pilkada 2020 mendatang.

”Golkar tak pakai mahar. Rekomendasi partai gratis. Yang penting elektabilitasnya tinggi,” kata Wakil Ketua Bidang Bapilu DPD I Golkar Jambi, Cek Endra Kamis (02/01).

Bacaan Lainnya

Ikhwal ini disampaikan Cek Endra, saat sambutan pada acara lounching Pembukaan Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup Tanjabbar, di sekretariat yang berlokasi di Jalan Sri Soedewi MS, Kuala Tungkal.

Cek Endra mengatakan, keputusan tanpa mahar tadi sesuai dengan janji Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto saat musyawarah nasional (munas) belum lama ini, bahwa partai berlambang beringin tersebut tidak akan menggunakan mahar menghadapi pesta lima tahunan tersebut.

”Ini bukan untuk kader saja. Tapi bagi semua yang mendapat rekom dari Golkar, tak ada mahar,” ujarnya.

Hanya saja, lanjut CE, syarat didukung sesuai juklak Partai Golkar, yang mendapat survey tertinggi.

” Golkar tanpa mahar, tapi syaratnya satu, survey harus tinggi, siapapun itu termasuk kader dan saya sendiri sebagai bacagub.Tugas sebagai kandidat, harus bisa meningkatkan elektabilitas. Kalau ada duit buang sekarang, supaya elektabilitas tinggi,” tandasnya.

Senada dengan CE, Ketua DPD II Partai Golkar Faisal Alwi juga mengatakan siapapun yang elektabilitasnya tinggi bakal diusung Golkar.

” Golkar bakal dukung calon yang surveynya tinggi, jika ada kader Golkar surveynya rendah ya gak akan akan kita dukung, sebaliknya, jika ada calon ekternal yang elektabilitasnya tinggi, daftar ke Golkar ya kita dukung,” tandas Faisal Alwi.

Dikatakannya, semua calon yang daftar diPartai Golkar berpeluang didukung, sebab kompetisinya di hasil survey.

” Jadi kader internal jangan bangga dulu kalau surveynya masih rendah, karena yang didukung Golkar yang survey atau elektabilitasnya tinggi,”ungkapnya.(*)

Pos terkait