Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Berita

Aneh, 4 Proyek Jembatan Senilai Rp.24,8 Milyar Diduga Dimonopoli Seorang Pengusaha, Pekerjaannya Dikeluhkan

20 April 2020
in Berita, Berita Daerah, Tanjab Barat
0
Aneh, 4 Proyek Jembatan Senilai Rp.24,8 Milyar Diduga Dimonopoli Seorang Pengusaha, Pekerjaannya Dikeluhkan

FOTO : Salah satu pekerjaan jembatan yang dikerjakan rekanan Penghai yang tiang pancangnya diduga tidak sesuai.

318
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Ditengah pandemi Virus Covid-19 yang terjadi saat ini, setidaknya  pemerintah Kabupaten Tanjab Barat mengumumkan  17 paket  pekerjaan jembatan di Kecamatan Seberang Kota dan Seberang Sungai Pengabuan dengan nilai pagu bervariasi, mulai dari Rp. 3 Milyar hingga mencapai 7 Miliyar, sehingga totalnya sekitar Rp. 87,05 Milyar.

Jumlah tersebut, belum termasuk dengan pembangunan lainnya, seperti pembangunan gedung banggar baru senilai Rp. 10,1 Milyar, terus jalan merlung sebesar Rp. 11,1 Milyar, pembangunan peningkatan skala kawasan Seberang Kota sebesar Rp. 4 Milyar, belum termasuk pembangunan ratusan milyar lainnya yang saat ini masih dalam tahapan proses.

Ironinya lagi, ada rekanan yang diduga monopoli pekerjaan di Pemkab Tanjab Barat, hal tersebut memang sudah biasa, karena rekanan tersebut main dibelakang layar, mereka hanya pinjam pakai perusahaan orang lain agar kedoknya tidak terbongkar.

[irp]

BacaLainnya

Hermansyah: Kejuaraan Provinsi Jadi Momentum Atlet Tanjab Barat Naik Kelas dan Asah Mental Juara

Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Polres Tanjab Barat Pertegas Komitmen Jaga Keamanan dan Pelayanan Publik

Kenaikan Pangkat 52 Anggota Polres Tanjab Barat Jadi Momentum Perkuat Polri Presisi

Seperti yang dilakukan seorang pengusaha bernama Penghai dari 17 paket pekerjaan yang ada, saat ini ada 4 jembatan di Desa Harapan Jaya yang ia kerjakan. Anehnya, selain porsinya terbanyak lokasi pekerjaan jembatan berdekatan, seperti ada dugaan pengaturan dan kongkalikong dengan pihak Dinas PUPR yang memberikan kontrak pekerjaan.

Dari data yang radardesa.co himpun dari 17 paket proyek jembatan, ada 4 jembatan yang dikerjakan Penghai dan lokasinya menumpuk di satu desa yaitu Desa Harapan Jaya. 4 paket pekerjaan proyek jembatan tersebut yakni di Parit Itur senilai Rp.5,5 milyar, di Parit Yusuf Rp.6,8 milyar, di Parit Gabis Rp.7,7 milyar dan di Parit Bakung Rp.4,5 milyar dengan nilai keseluruhan  Rp.24,8 milyar.

Selain adanya dugaan kongkalikong dengan Dinas PUPR Tanjabbar, juga disejumlah tempat lokasi pekerjaannya ditemukan  kejanggalan.

Seperti  lokasi pekerjaan jembatan di Parit Itur, pekarjaan tersebut sama sekali tanpa di awasi oleh Konsultan Pengawas yang bertanggungjawab penuh dilokasi pekerjaan, kuat dugaan Konsultan Pengawas hanya hadir saat survey lokasi untuk bekerja saja, selain sejumlah kerjaannya yang dikeluhkan warga.

FOTO : Jembatan darurat yang dibuat rekanan untuk sementara digunakan masyarakat yang sangat mengerikan

Menurut salah seorang warga RT.05 Parit Itur Bain,mengeluhkan jembatan darurat yang kondisinya tidak memperhatikan keselamatan pengguna.

Page 1 of 3
123Next
Tags: Infrastruktur

Related Posts

Hermansyah: Kejuaraan Provinsi Jadi Momentum Atlet Tanjab Barat Naik Kelas dan Asah Mental Juara
Berita

Hermansyah: Kejuaraan Provinsi Jadi Momentum Atlet Tanjab Barat Naik Kelas dan Asah Mental Juara

1 Juli 2026
24
Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Polres Tanjab Barat Pertegas Komitmen Jaga Keamanan dan Pelayanan Publik
Berita

Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Polres Tanjab Barat Pertegas Komitmen Jaga Keamanan dan Pelayanan Publik

1 Juli 2026
16
Kenaikan Pangkat 52 Anggota Polres Tanjab Barat Jadi Momentum Perkuat Polri Presisi
Berita

Kenaikan Pangkat 52 Anggota Polres Tanjab Barat Jadi Momentum Perkuat Polri Presisi

30 Juni 2026
20
Syufrayogi Jemput Aspirasi Warga Dapil I, Tegaskan Suara Rakyat Jadi Prioritas DPRD
Berita

Syufrayogi Jemput Aspirasi Warga Dapil I, Tegaskan Suara Rakyat Jadi Prioritas DPRD

29 Juni 2026
10
Ketua DPRD Tanjab Barat Jemput Aspirasi Warga, Dukung Kemajuan Pendidikan Pesantren dan Pembangunan Desa
Berita

Ketua DPRD Tanjab Barat Jemput Aspirasi Warga, Dukung Kemajuan Pendidikan Pesantren dan Pembangunan Desa

28 Juni 2026
26
Sakit Hati Jadi Motif, Pemuda di Tanjab Barat Nekat Lakukan Penganiayaan Berat
Berita

Sakit Hati Jadi Motif, Pemuda di Tanjab Barat Nekat Lakukan Penganiayaan Berat

27 Juni 2026
502
Next Post
Dana Desa 115 Desa di Merangin Akan Segera Ditransfer, PMD : Masih Diverifikasi, InsyaAllah Minggu Depan

Pencairan Dana Desa, 36 Desa di Merangin Belum Sampaikan APBDes, Andre : 14 Desa Sudah Ditransfer

Imbas Covid-19, Tunjangan Profesi Guru Dipotong Rp.3 Triliun

Imbas Covid-19, Tunjangan Profesi Guru Dipotong Rp.3 Triliun

Kades Bramitam Kanan Resmi Mundur, Ini Pjsnya

Kades Bramitam Kanan Resmi Mundur, Ini Pjsnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14394 shares
    Share 5758 Tweet 3599
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11770 shares
    Share 4708 Tweet 2943
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8918 shares
    Share 3567 Tweet 2230
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8873 shares
    Share 3549 Tweet 2218
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7784 shares
    Share 3114 Tweet 1946
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD