KUALATUNGKAL,RADARDESA.CO – Berbagai upaya dilakukan pemerintah desa guna menghambat penularan corona virus disease 19 (Covid-19).
Mulai dari penanggulangan ekonomi masyarakat melalui penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa hingga melakukan penyemprotan secara massal cairan disenfektan di sejumlah ibadah menjelang Sholat Iedul Fitri 1442 Hijriah.
Sejumlah tempat ibadah, yakni masjid dan musala disemprot disinfektan sehingga steril dan terbebas dari virus corona.
Kepala Desa Sungai Kepayang Taufik Rahman mengatakan, aksi semprot massal cairan disenfektan di fasilitas umum adalah tindakan cepat dari pemdes untuk menghambat perkembangan virus corona atau corona virus disease 19 (Covid-19), yang menjadi perhatian pemerintah dari pusat, provinsi, sampai kabupaten.

“Yang pemdes semprot tempat ibadah, agar jamaah lebih tenang saat menjalankan ibadah di masjid dan musala khususnya pada saat Sholat Iedul Fitri, walau sekarang sudah ada aturan social distancing. Selain warga diimbau untuk selalu waspada, kami juga ikut berperan melakukan gerakan sterilisasi,” ujarnya kepada radardesa.co Rabu (12/05/2021).
Selain itu, lanjut Taufiq, Pemerintah Desa Sungai Kepayang turut membagaikan brosur dan pemasangam pamflet-pamflet di setiap titik persimpangan jalan desa atau tempat yang sering dilalui warganya, yang berisi tentang cara pencegahan virus corona, dan cara penggunaan masker yang benar.
“Kita juga sebar imbauan cuci tangan, sampai menjaga jarak saat berada dalam antrean. Warga bisa menerapkannya dan selalu ikuti imbauan dari pemerintah untuk mengatasi penyebaran Covid-19 ini,” terangnya.
Pihak pemerintah desa juga mengaktifkan Posko PKPM Mikro sebagai himbauan pemerintah selama 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

” Pelabuhan penyebrangan dan jalan lintas kita jaga, untuk warga yang hilir mudik melalui Desa Sungai Kepayang, kita lakukan tracking, pengukuran suhu tubuh dan kita bagikan masker bagi yang tak menggunakan masker,” ungkapnya.
Menurut Kades dalam mengatasi permasalahan penyebaran virus corona membutuhkan peran serta dari semua komponen masyarakat dan butuh kesadaran dari warga untuk selalu mengikuti perintah atau imbauan dari pemerintah.
Mengingat, lanjut Taufiq, virus corona adalah wabah penyakit yang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan peran aktif dari masyarakat.
“Mari bersama-sama ikuti anjuran dari pemerintah. Jangan lupa selalu berdoa dan menjaga kebersihan diri, jaga keluarga untuk atasi virus ini masing memiliki peran serta. Bukan hanya petugas medis yang jadi garda terdepan, gaya atau pola hidup masyarakat juga jadi penentu memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya. (dul)










