Radar Desa
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik
No Result
View All Result
Radar Desa
No Result
View All Result
Home Radar Politik

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap RPJMD Tahun 2021 – 2026

28 Juli 2021
in Parlemen, Radar Politik
0
DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap RPJMD Tahun 2021 – 2026
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUALATUNGKAL, RADARDESA.CO  — Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) melakukan rapat paripurna kedua penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2021-2026, Rabu (28/7/2021)

Dalam kesempatan ini turut hadir Wakil Ketua DPRD Ahmad Jahfar, SH Wakil Ketua H. Muh. Sjafril Simamora,SH dan anggota DPRD Tanjabbar. Kemudian, turut hadir Wakil Bupati Tanjabbar Hairan, SH, dan Forum Pimpinan Daerah (Forkompimda).

Rapat paripurna ini di pimpin Wakil Ketua DPRD Tanjabbar Ahmad Jahfar, SH mengatakan atas nama pimpinan dewan rapat paripurna dibuka untuk umum. Rapat ini kata Abdullah merupakan rapat pandangan fraksi di DPRD atas nota pengantar Bupati Tanjabbar pada RPJMD Kabupaten Tanjabbar 2021 – 2026.

“Kali ini penyampaian umum pandangan fraksi fraksi yang ada di DPRD yang membawakan suara masing fraksi fraksi.”tandasnya

BacaLainnya

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna, Sinergi Eksekutif-Legislatif Kian Diperkuat

Paripurna Kedua DPRD, Fraksi Beri Catatan Kritis soal Pembangunan Tanjab Barat

Ketua Komisi II DPRD dan Golkar Hadir untuk Rakyat, Operasi Pasar Murah Bantu Daya Beli Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar, Dedi Hadi dalam pandangan fraksinya mengatakan Partai Golkar mempertanyakan beberapa persoalan yang tercanum dalam RPJMD pertama persoalan kemiskinan, pemerataan infrastruktur wilayah yang belum merata. Kemudia capaian pembangunan infrastrukrut yang masih banyak ketimpangan, pertumbuhan ekonomi yang masih terpusat.

Belum meratanya pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Kemudian, Tanjabbar masij dinilai lamban dalam pembangunan investasi teknologi informasi untuk memperkuat layanan publik, data base maupun percepatan informasi.

“Bagaimana upaya pemerintah daerah mendorong adanya perbaikan semua aspek yang fraksi Golkar sebutkan diatas.”tandasnya

Ketua Fraksi Partai Gerindra, H Assek, mengatakan secara umum dalam nota pengantar RPDJD tersebut sudah sejalan dan mengakomodir semua masukan namun ada beberapa hal yang perlu di sampaikan guna menjadi masukan.

“Kami berharap dalam RPJMD ini Pemkab Tanjabbar perlu menbuat suatu sistem perencanaan berbasis teknologi informasi tepat guna untuk tata kelola pemetintah yang lebih baik,”katanya.

Selajutnya, Fraksi Gerindra meminta kepada pemerintah daerah untuk membuat peta pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi dan mengorganisir semua pihak yang terlibat dalam upaya pemulihan. Selain itu, pemerintah harus mendorong pengusaha menengah untuk membantu pemulihan ekonomi kepada UMKM.

“RPJMD 2021 – 2026 hendaknya harus disinergikan dengan Visi Misi Bupati dan wakil bupati.”tandasnya

Selertaris Fraksi PAN Nova Anggun Sari,SH mengatakan di masa pandemi ini PAN menyikapi isu strategis pertama mendorong peningkatan pemberdayaan UMKM sebagai landasan masyarakat di tengah sulitnya pandemi. Kedua, mengingkatkan revolusi industri 4.0 dan ekonomi digital untuk UMKM. Ketiga, meningkatkan pembangunan infrastruktur untuk memperlancar roda ekonomi masyarakat dan pedesaan. Ke empat, PAN meminta dalan RPJMD ino untuk dapat meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat standar hidup sehat untuk masyarakat.”Semua ini menjadi sorotan dari fraksi PAN.”tandasnya

Ketua Fraksi PKB Muhammad Zaki l, ST mengatakan PKB mempertanyakan dalam RPJMD PAD Tanjabbar terganbar sebesar Rp 121 miliar dan pendanaan yang di rencanajan KUA APBD 2022 sebesar Rp 94 miliar. “Kami F PKB meminta pemerintah menjelaskan mana yang menjadi pedoman, berhubung keduanya belum disepakati bersama,”katanya

Kemudia disektor pendidikan PKB mempertanyakan bagaimana pemkab memberikan kesejehateraan kepada para guru honorer, kesehatan guru pada guru pesantren, madrasah dan diniah serta sekolah lainnya.”Guru sangat penting sebagai peningkatan kualitas pendidikan,”ujarnya.

Dalam kesehatan, pemerintah harus memperhatikan tenanga kesehatan di daerah terpencil. “Perhatian kusus dan pengangaran yang berlebih.”tandasnya.

Anggota Fraksi Nasdem PPP mengatakan pihaknya mengingatkan bupati dan wakil bupati agar kedepan mampu melihat secara cerdas agar pemerintah dapat menganggarkan pendukung dari berbagai sektor.

“Masih banyak yang perlu di tuntaskan dalan RPJMD terkait masyarakat miskin, stanting, dan persoalan air bersih.”tandasnya

Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Satria Tubagus Rian hermawan, SH mengatakan dalam bidang ekonomi PDIP terbatasnya lapangan pekerjaan, penduduk miskin yang masih tinggi, rendahnya produkifitas UMKM dan tingkat investasi.

Kemudian, isu strategis masyarakat miskin, stanting, air bersih, listrik yang belum secara penuh dinikmati masyarakat. “Kita meminta hal ini menjadi perhatian serius bupati dan wakil bupati.”tandasnya

Sekertaris Fraksi Tanjabbar Bersatu, Jamal Darmawan Sie mengatakan RPJMD merupakan pengawalan visi misi bupati maka harus serius dan harus selaras.

“Kami juga meminta kepada bupati untuk membuka investasi yang lebih luas.”tandasnya.(HumasDPRD)

Tags: DPRD

Related Posts

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna, Sinergi Eksekutif-Legislatif Kian Diperkuat
Parlemen

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna, Sinergi Eksekutif-Legislatif Kian Diperkuat

13 April 2026
15
Paripurna Kedua DPRD, Fraksi Beri Catatan Kritis soal Pembangunan Tanjab Barat
Parlemen

Paripurna Kedua DPRD, Fraksi Beri Catatan Kritis soal Pembangunan Tanjab Barat

13 April 2026
10
Ketua Komisi II DPRD dan Golkar Hadir untuk Rakyat, Operasi Pasar Murah Bantu Daya Beli Masyarakat
Partai Politik

Ketua Komisi II DPRD dan Golkar Hadir untuk Rakyat, Operasi Pasar Murah Bantu Daya Beli Masyarakat

11 April 2026
9
Fit and Proper Test PAC PDI-P Tanjab Barat, Anggota DPRD Tekankan Peran Strategis Kader
Partai Politik

Fit and Proper Test PAC PDI-P Tanjab Barat, Anggota DPRD Tekankan Peran Strategis Kader

11 April 2026
9
Muscab PKB Tanjabbar Hasilkan 3 Kandidat, Seleksi Ketat Hingga Uji Akademis
Partai Politik

Muscab PKB Tanjabbar Hasilkan 3 Kandidat, Seleksi Ketat Hingga Uji Akademis

6 April 2026
71
Parlemen

6 April 2026
8
Next Post
Pemprov Jambi Sediakan Rp 1,5 Miliar untuk Bantuan UMKM

Pemprov Jambi Sediakan Rp 1,5 Miliar untuk Bantuan UMKM

Tujuh Orang di Jambi Terpapar Virus Covid-19 Varian Delta

Tujuh Orang di Jambi Terpapar Virus Covid-19 Varian Delta

Pemdes Kota Kandis Bentuk Tim RKPDes 2022 

Pemdes Kota Kandis Bentuk Tim RKPDes 2022 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    Gaji BPD Naik 20 Persen, Tahun Ini Kades, BPD Dapat Gaji 13 dan 14, Ini Besarannya

    14350 shares
    Share 5740 Tweet 3588
  • Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RPJM Desa

    11689 shares
    Share 4676 Tweet 2922
  • Bolehkah Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Qur’an ke Toilet? Ini Penjelasan dan Dalilnya

    8896 shares
    Share 3558 Tweet 2224
  • Kalender Kegiatan Pemerintahan Desa Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014

    8676 shares
    Share 3470 Tweet 2169
  • Mau Jadi Pendamping Desa? Ini Tugas Terbaru Pendamping Desa sesuai Permendesa 18 tahun 2019

    7760 shares
    Share 3104 Tweet 1940
Radar Desa

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD

Portal Berita Desa I PT.Radar Delta Nusantara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Jenjang Karir
  • Media Patner

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • Info Desa
    • REGULASI DESA
    • Siskeudes
  • Berita Daerah
    • Provinsi Jambi
    • Tanjab Barat
    • Tanjab timur
    • Kota Jambi
    • Muara Jambi
    • Sarolangun
    • Kerinci
    • Merangin
    • Bungo
    • Tebo
    • Batanghari
  • Kabar Desa
    • Tokoh Desa
    • BPD
    • Perangkat Desa
    • Musyawarah Desa
    • RKPDes
    • Nasional
    • Pemerintah Desa
    • Suara Warga
  • Desa Membangun
    • Desa Wisata
    • Inovasi Desa
  • Ekonomi Desa
    • Alokasi Dana Desa
    • Dana Desa
  • Fenomena Desa
    • Korupsi
    • Dinamika Desa
  • Mitra Desa
    • Apdesi
    • BKTM
    • PPDI
    • PKK
  • Radar Politik
    • Pilbup
    • Pilgub
    • Partai Politik

© 2020 Radar Desa - Developed by Tim IT RD