Agus mengaku, jika sebanyak 20.362 KK akan menerima bantuan berupa beras 20 kg tahap pertama termasuk penerima BLT dana desa selain PKH dan BPNT.
” Tahap pertama nanti sebanyak 20.362 KL yang terdata akan mendapatkan bantuan beras dari Pemkab Tanjung Jabung Barat, ini termasuk penerima BLT dana desa selain PKH dan BPNT,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Sekda tahap berikutnya 20.362 KK minus penerima BLT akan mendapatkan BLT Rp.600 ribu. Hal tersebut termasuk PKH dan BPNT, namun jumlahnya yang berbeda.
” Tahap berikutnya masyarakat akan menerima Rp.600 ribu, jumlahnya 20 ribu KK lebih termasuk PKH dan BNPT, tapi jumlahnya untuk PKH dan BNPT hanya Rp.50 ribu,” tuturnya.
Disinggung mengenai ketersedian dana bantuan tersebut? Agus mengaku jika bantuan dari Pemkab diambil dari Rp. 101 milyar tersebut, BLT dana desa juga sudah tersedia, yang belum tersedia dari bantuan Kementrian Sosial.
” Kalau yang dari Pemkab dianggarkan dari dana BTT Rp.101 milyar, BLT DD juga sudah ada, sekarang ini bantuan kemensos yang belum. PKH dan BPNT malah sudah dicairkan,” ucapnya.
Ia berharap dengan bantuan ini,masyarakat penerima yang terdaftar tidak terjadi kecemburuan sosial.
” Harapan kita kalau kita bagikan serempak kan semuanya sama-sama terima gak ada kecemburuan, dan bentuknya sama, sembako, sembako semua, uang, uang semuanya, jadi gak ada yang cemburu lagi,” pungkasnya.(rie).






